Cinta dan Perjalanan

Cinta dan Perjalanan.

2014 sudah dua hari berjalan.

Tak ada perayaan, karena tak diajarkan pula oleh baginda Rasulullah tercinta untuk mengkhidmati awal tahun masehi. Cukup mengingat saja, bahwa dunia sudah semakin renta. Artinya harus kembali bertanya kepada jiwa, apa yang sudah kita sumbangkan untuk kebaikan anak cucu di alam fana?

Saya memutuskan kontemplasi, apa saja yang sudah saya lalui sepanjang 2013, apakah penuh manfaat atau justru penuh madharat?

***

Alhamdulillah, beberapa milestone dicapai pasangan Honeymoon Backpacker:

1. EGYPT TRIP bersama @MozBackpackTrip, pada tanggal 21 sampai 31 Maret 2013

Di akhir Februari 2012, satu tahun pernikahan kami, saya sempat berujar pada Aa, “Aa, awal menikah kita mulai semuanya dari nol. Benar-benar dari nol, tidak punya apa-apa. Rumah saja harus ngontrak, sudah jalan satu tahun. Tapi…, Aa tahu aku kan. Muslimah petualang, yang senang berkelana hingga jauuuh.

Sayang, aku ingin sekali kita bisa berkelana berdua. Sejauh yang kita bisa, menapaki sejarah Islam klasik. Kembali ke Mesir… Mengunjungi Tunisia, mendatangi Maroko, lalu menyeberang ke Spanyol!

Tidak apa-apa belum bisa pergi sekarang, tapi insyaAllah kita akan sampai ke sana ya, A?

Satu tahun lagi, dua tahun lagi, lima tahun lagi, aku akan sabar menunggu kesempatan itu datang, A!”

Aku menggebu-gebu menyampaikan mimpi berkelana kita dan engkau seperti biasa takzim mendengarkan. Aku gemas. Kuraih lehermu dan kutatap matamu dalam-dalam.

“Iya, Sayang… InsyaAllah. Tidak usah menunggu bertahun-tahun, jika Allah menghendaki, insyaAllah kita akan pergi ke semua tempat yang kamu sebutkan. Bahkan mungkin lebih jauh dari yang kamu bayangkan! InsyaAllah!”

Rasanya baru kemarin Aa berujar seperti itu, tahu-tahu kami bisa mewujudkan mimpi kami di ujung Maret 2013, mengawal Egypt Trip bersama Muslimah Backpacker berdua Aa.

2. Tiga Negara di Afrika Utara

Setelah EGYPT TRIP by @MozBackpackTrip berakhir, kami memutuskan meneruskan pengelanaan. Cita-cita kami sudah bulat. Aa menunjukkan keseriusannya mendukung ide saya, Honeymoon Backpackers tidak hanya menjelajah Mesir hingga perbatasan Siwa-Libya, tapi akan diteruskan menelusuri jejak Islam klasik di Tunisia hingga Maroko.

Alhamdulillah, visa Tunisia berhasil kami dapatkan setelah jungkir-balik meng-apply visa, termasuk melibatkan KBRI Tunisia di Tunis! Terima kasih pada Adinda Zulfikar dan Kang Dede yang membantu menyambungkan kami dengan KBRI Tunisia πŸ™‚

Perjalanan 3 bulan jelajah 3 negara Afrika luar biasa mengesankan, sampai-sampai kami memutuskan untuk meng-apply S2 di Zaitouna University, agar Aa bisa memperdalam ilmu agama yang sebelumnya telah beliau tempuh di al Azhar University, di Kairo, Mesir.

Kami meninggalkan Maroko dengan debar di dada, akankah Aa diterima di Zaitouna University?

3. Jelajah Benua Eropa

Kala kami berada di Tunis, seorang kakak yang saya kenal di Multiply (socmed dan blogging platform) menyapa. Beliau menantang kami untuk meneruskan pengelanaan hingga benua Eropa.

Saya dan Aa terpesona pada tawaran yang datang menghampiri dengan sederet syarat, di antaranya kami harus membayar sendiri uang tiket pesawat PP Jakarta-Brussels-Jakarta. Namun beliau tetap meyakinkan, bahwa kami ‘mengganti modal’ membeli tiket pesawat PP tersebut dengan cara tinggal di rumah beliau sembari Β jualan pempek selama berada di rumah beliau. Bahkan beliau berani menjamin, pembeli pempek kami akan banyak, sebanyak pempek yang sanggup kami buat πŸ™‚

Bismillah…
Dengan keyakinan pada Kasih Sayang dan Rizki Allah, kami terbang ke Eropa pada tanggal 17 juli 2013.

Nekad yang membuahkan hasil di luar bayangan kami.

Aa berkeliling mengisi pengajian dua bulan penuh, selama Ramadhan, Idul Fitri hingga diundang ke Aachen, Hamburg dan Stockholm nun jauh di utara Eropa!
Sungguh, 3 bulan backpacking sembari berbagi (ilmu agama) yang teramat luar biasa!

Sementara di luar waktu pengajian dan jadual ceramah Aa, pesanan pempek turut mengalir.
Inilah bukti kenekadan dan kekuatan mimpi diperkuat networking!
Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau fokus.

Berulang-ulang Aa berujar, “Niat kita baik, Allah pasti menolong. Yang penting kita fokus dan kerjakan satu-persatu…!”

Tak terasa, Belgia, Belanda, Swedia, Finlandia, Jerman, Praha, Italia, Spanyol dan Perancis berhasil kami datangi!
Melengkapi 3 negara Afrika Utara yang berhasil kami jelajahi.
Jangan tanya perasaan kami,
luar biasa dibalut haru, karena ‘hanya’ dalam 6 bulan saja bisa berjalan sejauh ini!

Alhamdulillah…
Dua belas negeri berhasil dijelajahi,
dan perjalanan luar biasa ini sedang pelan-pelan kami tuliskan untuk diterbitkan nanti,
agar lebih banyak yang mengetahui,
dan mudahan bisa menjadi bacaan pemantik mimpi-mimpi!

4. Aa Diterima Kuliah di Zaitouna University,Β Tunisia

Aplikasi yang dimasukkan di penghujung bulan Mei kala kami menjelajah Tunisia akhirnya membuahkan kabar menyenangkan, Aa resmi diterima kuliah di Zaitouna University!

Artinya, petualangan ilmu akan segera dimulai di tahun 2014 ini dan saya siap mendampingi πŸ™‚

Mungkin kami akan tetap berjualan pempek, keuntungannya untuk biaya hidup kami selama di Tunis, karena sampai detik ini Aa belum mendapatkan beasiswa dari manapun, tapi insyaAllah, rizki dariNya akan selalu ada! πŸ™‚

Empat pencapaian di atas adalah pencapaian besar yang berhasil diperoleh pasangan Honeymoon Backpackers sepanjang 2013 yang luar biasa.

Terima kasih untuk seluruh support yang diberikan keluarga, teman, kerabat dan semesta pembaca website ini.

Mungkin doa teman-teman juga memperkuat doa dan ikhtiar kami, terima kasih karenanya untuk seluruh pembaca setia website ini πŸ™‚

***

Cinta dan perjalanan sepertinya patut menjadi tema website dan spirit buku yang sedang kami tuliskan, karena pada akhirnya, sejauh-jauh kami berjalan, muaranya adalah cinta.

Berjalan untuk menemukan cinta dan saling mencintai sepanjang mengarungi perjalanan berumah tangga.

Semenjak kami berpisah pada tanggal 14 Oktober lalu, saya makin menyadari hal-hal yang penting untuk saya dan kami berdua.

~ Perjalanan mengajarkan kami untuk membuat skala prioritas. Gaya jalan seperti apa yang mau diambil, negara prioritas mana yang mau dituju, pekerjaan apa yang harus diikhlaskan untuk dilepas, hingga bekal apa yang mau dibawa. Perjalanan kami membuktikan, sebaik-baik bekal adalah kemampuan berbahasa penduduk lokal dan kepandaian membawa diri.

~ Semakin sedikit barang yang dibawa, justru akan semakin meringankan langkah. Semakin sedikit beban di hati, semakin indah dan dalam perjalanan bisa dimaknai.

~ Enam bulan berjalan terbukti menyegarkan dan mengokohkan bahtera rumah tangga kami dalam mengarungi lautan kehidupan. Banyak berjalan bersama melahirkan banyak tawa di antara kami berdua. Tangisan semakin jarang tercipta, karena hal-hal yang kami temui sepanjang perjalanan membuat kami semakin menyukuri kebersamaan kami.

~ Backpack berdua mengajari kami untuk kompak, seberat apapun situasi di jalanan. Susah senang harus dihadapi berdua. Senyum,tawa, pelukan dan doa membuat semuanya menjadi jauh lebih mudah untuk dilalui.

~ Berjalan bersama Aa membuatku menyadari satu hal teramat berharga, tidak penting lokasi yang dituju! Yang penting adalah kebersamaan menuju sebuah tempat dengan belahan jiwa. Dimanapun menjadi indah dan berkah jika bersamanya!

~Impian backpack ke tempat-tempat asing yang dicita-citakan untuk 5-10 tahun ke depan akhirnya terwujud kurang dari setahun sejak kami membicarakannya di atas pembaringan. Sungguh, ini adalah hadiah pernikahan teramat indah yang pernah bisa saya bayangkan! Pada akhirnya, kekompakan sikap melahirkan restuNya. Tanpa restu orang tua dan Ia, tak mungkin kami bisa berjalan sejauh ini πŸ™‚

~ Alhamdulillah, bahkan terwujudnya mimpi kami untuk menjelajah negeri-negeri yang jauh, telah membuka pintu-pintu perjalanan selanjutnya untuk kami. Saat ini, Aa menjadi guide untuk family trip sebuah rumah sakit swasta di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Aa diminta mendampingi 20 orang menjelajah Maroko! πŸ™‚

***

IMPIAN TAHUN INI

Tak muluk yang saya inginkan:

~ Saya berharap bisa menyusul Aa secepatnya ke Tunisia. Karena Honeymoon Backpackers harus dilakoni oleh sepasang anak manusia bukan πŸ™‚

~ Naskah Honeymoon Backpackers bisa segera kami selesaikan dan diterbitkan.

~ Mengupayakan hidup lebih sehat dengan food combining dan rawfood, sehingga kami bisa meneruskan perjalanan kami.

Advertisements

16 thoughts on “Cinta dan Perjalanan

      • Weleh!

        Kebalikan dengan beberapa eks MPers yang bilang di belakang punggung saya tapi bocor ke telingaku, “Sikap kami di socmed memuakkan karena pamer kemesraan.”

        Dalam hati saya hanya berujar, “Saya menulis apa yang hati saya suarakan. Tangan saya tidak diperintah oleh nafsu pamer. Justru niat kami baik, mudahan jadi teladan orang2 yang sudah menikah, mesra suami istri itu mendatangkan pahala! Jangan mesra hanya ketika pdkt / pacaran saja. Justru itu dosa, haram!”

  1. nggak tahu ya, bukannya sok2 gimana gitu, suka beda koq yg niatnya pamer sama yg nggak. Dan harusnya bisa liat latar belakangnya juga. Kalian berdua itu pasangan yg boleh dikata belum lama menikah, tapi sudah diuji banyak hal terutama jarak yg jauh. Jadi aku liatnya apa yg terhidang di layar sangat wajar, tapi sangat indah dan inspiratif buatku.

    Dan waktu aku posting ttg medsos dan narsisme kemesraan, saat aku menulis ttg romantisme yg aku sangat sukai malah mb Ima dan mas Risyan jadi contoh yg bagus (di paragraf tengah) lho (maaf nggak kusebut nama karena belum minta izin hehe).

  2. Iri dengan cerita perjalanannya Mbak Ima. Semoga nanti saya juga bisa menjelajahi negeri-negeri ciptaan Alloh bareng pasangan.

    • Jadikan rasa irinya sebagai iri positif Mbak Rahma πŸ™‚

      Terus berjejaring, terus berjalan, insyaAllah bertemu belahan jiwa yang sehati dalam segala urusan. Libatkan Allah dalam pinta kita πŸ™‚ InsyaAllah, Rahma akan bertemu pasangan yang sesuai πŸ™‚

  3. subhanallah, “berapi-api” saya bacanya! kapan main ke sygma teh? ajarin kami jadi petualang πŸ™‚
    Ahmad (ketua CFD Sygma)

    • Eh, ada Kang Ahmad mampir baca blog saya, nuhun Kang πŸ™‚

      Habis ubek2 blog saya ya? Hihihi πŸ™‚

      Hayuuuk, saya siap kapan saja, selain tanggal 15 Maret dan 10-12 April ya, Kang πŸ™‚

  4. Sungguh terharu membacanya, mengingatkan saya akan impian menjelajah bumi Allah yg maha luas..menyentil saya bahwa cinta adl muara yg paling indah. Truly wish i can joint your next trip mba ima πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s