Liburan Seru Dengan Sepeda Impian Ala Honeymoon Backpacker

Liburan Seru Honeymoon Backpacker Dengan Sepeda Impian

Jika diingat-ingat kembali, liburan paling seru yang kami alami selalu berhubungan dengan sepeda! Tidak hanya kala backpack di Eropa, tapi juga saat liburan tanah air dan negara tetangga.Β 

Sejak kapan kami jatuh hati pada aktifitas bersepeda?

Saya mengingat-ngingat. Jawabannya sangat mudah! Sejak kami mencicipi naik sepeda keliling kota StockholmΒ tahun 2013 lampau.

Saya dan suami dipinjami dua sepeda milik Mbak Mieke dan Mas Tio, host kami saat itu. Alasannya sederhana, local transport semacam bis umum sangat mahal untuk kantung backpacker seperti kami. Sekali naik bis harus bayar sekitar 100 SEK (Swedish Krona) untuk berdua. Kurang lebih setara 150 ribu rupiah! Kebayang bangkrut kalau kemana-mana naik bis atau taksi kan!

Awalnya saya kagok karena harus membawa sepeda di sebelah kanan. Berkali-kali menjerit karena nyaris mengambil jalur kiri saat harus membelok, padahal mesti tetap meluncur di sisi kanan tubuh. Rasanya gugup sekaligus excited!

Setelah beberapa saat menyesuaikan diri, feeling dan irama kaki makin serasi mengayuh pedal sepeda! Selanjutnya ketagihan!

Hembusan udara musim panas yang hampir berakhir menyelusup lembut ke dalam jilbab dan meninggalkan rasa sejuk dalam kepala. Kayuhan sepeda yang meluncur sempurna di jalanan beraspal memacu keluarnya hormon endorphin! Saya merasa bahagia di atas sepeda!

liburan dengan sepeda di stockholm 5-9-2013

 

Wah, backpack menggunakan sepeda di Eropa ternyata bukan main seru! πŸ™‚

Kami bebas mengayuh sepeda kemana saja, sekuat kaki mengayuh dan seteguh hati menjelajah. Tidak ada ketakutan akan ditabrak pengguna mobil atau truk, karena sikap pengguna mobil dan truk di Eropa rata-rata amat sopan terhadap pengguna jalan lainnya.

Kebijakan transportasi publik di Eropa juga sangat memanjakan pengguna sepeda! Terbukti saat kami menjelajah kota Β Stockholm (Swedia), Amsterdam, Delft, Enschede (tiga kota di Belanda), Duren (Jerman) dan Brussel (Belgia), kami merasa sangat dimanjakan karena disediakan jalur khusus untuk pesepada. Tidak hanya sangat lebar, tapi juga dilengkapi rambu-rambu sangat jelas.

Saat menjelajah beberapa kota di Eropa dengan bersepeda, otomatis ongkos backpack kami nol alias gratis. Bersepeda juga mudah parkir dan tidak perlu bayar. πŸ™‚

 

Tempat parkir sepeda di stasiun kereta api Delft.

Tempat parkir sepeda di stasiun kereta api Delft.

 

Saat ada spot menarik dan ingin berhenti sebentar saja untuk mengambil foto, saya tinggal berhenti dan jepret! Mudah dan praktis!

Jika ingin selfie berdua si Aa, sepeda tinggal diletakkan di sisi kami. Setelah berfoto, tak perlu lama meraih sepeda, kami sudah meneruskan mengayuh kembali.

Jika sekadar ingin duduk di tepi dermaga dan menikmati suasana, sepeda tinggal disandarkan di tepi pagar jembatan. Aa pun mudah saya jepret meski saya sedang memegang sepeda. πŸ™‚

 

Istirahat sejenak sambil menikmati tepian sungai Delft.

Istirahat sejenak sambil menikmati tepian sungai Delft.

 

Sepeda-sepeda yang dipinjamkan pada kamiΒ  rata-rata ramping dan ringan. Nyaman untuk digowes sejauh mungkin. Bahkan tidak ada masalah saat ada tanjakan atau turunan tajam sekalipun, karena sudah dilengkapi gigi, suspensi dan rem yang kuat.

Tidak semua hostΒ yang kami kunjungi sepanjang Dakwah Backpacking di Eropa memiliki sepeda. Alhamdulillah kami tetap bisa naik sepeda mengeksplorasi kota dengan menyewa sepeda. Ternyata, setiap kota di Eropa yang kami datangi selalu menyediakan penyewaan sepeda untuk para pelancong dan penduduk lokal. Sejauh yang kami amati, kebanyakan yang memakai sepeda adalah para mahasiswa, pekerja kantoran berjas rapi dan para backpackers, loh!

 

Penyewaan sepeda dekat stasiun Brussel, tidak jauh dari Grand Palace, Brussel, Belgia.

Penyewaan sepeda dekat stasiun Brussel, tidak jauh dari Grand Palace, Brussel, Belgia.

 

Ruas jalan khusus pesepeda di Eropa sungguh adalah surga pesepeda! Cantiknya Eropa juga semakin sempurna kala dijelajahi dengan sepeda! Cobain deh! πŸ™‚

 

Bersepeda di Indonesia

Meski di Indonesia belum disediakan jalur khusus untuk pesepeda, tetap saja aktifitas bersepeda menjadi pilihan utama kami kala ingin jalan-jalan. Apalagi jika sedang liburan, jelas kami akan memilih menikmati liburan dengan sepeda di kota tujuan. Biasanya kami akan hunting tempat penyewaan sepeda di hari pertama. Menjelajah dengan sepeda jelas murah meriah dan sehat! Sehat dengan cara murah dan menyenangkan! πŸ™‚

Naik sepeda ke Cimahi

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, saya sanggup gowes di jalanan menanjak sepanjang menuju Cimahi. Menghabiskan waktu di atas sepeda hampir 2 jam untuk menempuh jarak 18 KM sekali jalan. Ya, Aa tidak memaksa saya terus mengayuh. Kami berhenti kala haus dan ingin ngemil,Β hehehe.

Puas rasanya bisa ‘menaklukan’ diri sendiri. Saya sempat tidak percaya akan kuat mengayuh sepeda mulai Ciganitri kabupaten Bandung hingga Cimahi! WOW! Ini pengalaman pertama saya liburan seru dengan sepeda menempuh jarak jauh di Indonesia! Ternyata menyenangkan sekali!

Total 36 KM (bolak-balik) saya susuri jalanan bersama si Aa.Β Sempat deg-degan beberapa kali, karena nyaris diserempet truk yang tidak sopan!

MasyaAllah ya kelakuan sebagian supir truk itu! Bahkan ruas kiri jatah pengendara motor pun mereka seruduk juga!

Setelah menggowes 18 KM jauhnya, saatnya mengabadikan. Kata teman-teman blogger, no picture is hoax, hehehe.

Awalnya saya ogah-ogahan dijepret si Aa, tapi beliau justru semangat 45, hehehe.Β Ya sudah, nurut sama suami saja.
“Selamat datang di kota Cimahi, Imazahra!”

Liburan seru dengan sepeda ke Cimahi.

Liburan seru dengan sepeda ke Cimahi.

 

Nah, kalau Β ini foto kami sehabis mengisi perut dengan nasi merah timbel dan lalapan mentah segar! Tentu setelah bersepeda keliling Ciganitri sampai Cikoneng.Β Perut kenyang dan siang terik tak menyurutkan niat untuk foto-foto berdua di depan sepeda kesayangan, hihihi.

 

Liburan seru dengan sepeda, jelajah Cikoneng kabupaten Bandung

Liburan seru dengan sepeda, jelajah Cikoneng kabupaten Bandung

 

Aa mengangkat sepeda kesayangan di tepi irigasi Cikoneng.

Aa mengangkat sepeda kesayangan di tepi irigasi Cikoneng.

Sedangkan ini foto si Neng Imazahra bergaya. Persis sehabis menggowes sepeda dari Ciganitri ke daerah Dago. Jarak tempuh sekitar 8 kilometer. 16 KM pulang pergi. Berfoto di depan hotel karena mau kopdaran dengan blogger dari Jakarta yang sedang menginap di sana.

Liburan seru dengan sepeda jelajah Dago dan sekitarnya.

Liburan seru dengan sepeda jelajah Dago dan sekitarnya.

***

Liburan Seru Dengan Sepeda Impian

Saya dan Aa sedang membangun impian. Mengumpulkan uang sedikit demi sedikit untuk membeli sepeda impian. Rencananya sepeda impian ini tidak sekadar dipakai berkeliling Bandung, tapi ingin dipakai menjelajah Indonesia juga. Tentu saja sepeda yang kami pilih harus kuat, ringan sekaligusΒ  tidak mudah berkarat. Tampaknya kami harus membeli sepeda gunung agar tangguh dipakai menjelajah.

Setelah browsing mencari informasi dengan keyword sepeda gunung yang kuat, ringan dan tidak mudah berkarat, yang paling sering muncul di halaman browsing adalah sepeda Polygon. Wah, kalau sepeda ini memang sudah lama kami taksir! Tidak hanya model dan warna yang bisa disesuaikan dengan selera, tapi jatuh hati pada kualitas bahan dan kekuatannya.

Kemarin siang Aa mengajak saya jalan-jalan ke toko sepeda Polygon di jalan Veteran, Bandung.

Toko sepeda Polygon di Jalan Veteran, Bandung

Toko sepeda Polygon di Jalan Veteran, Bandung

Toko sepeda Polygon yang kami datangi ternyata sangat nyaman dan cukup luas. Banyak sepeda digantung di langit-langit toko. Membuktikan kalau sepeda Polygon sangat ringan dengan bahan berkualitas.

sepeda polygon digantung di langit-langit toko.

sepeda polygon digantung di langit-langit toko.

 

Mata saya berbinar-binar menyentuh beragam model sepeda. Warna-warnanya pun bagus-bagus. Warna girlyΒ juga ada! Aiiih…, saya langsung jatuh hati.

Salah satu sepeda Polygon yang saya taksir, ungu!

Salah satu sepeda Polygon yang saya taksir, ungu!

 

Pelayan yang menemui kami juga ramah dan sangat informatif.Β Saya sempat menanyakan masa garansi dan harga sepeda.

Penjaga tolko menjelaskan kualitas sepeda Polygon ke salah satu pengunjung.

Penjaga tolko menjelaskan kualitas sepeda Polygon ke salah satu pengunjung.

β€œKang, sepeda Polygon ini ada garansinya?”

β€œAda Teh, lima tahun garansinya.”

β€œWah, asik banget. Kalau misal ada yang rusak atau error, kita bawa ke sini saja?”

β€œIya Teh. Service gratis sepanjang tidak ada onderdil yang diganti. Kalau misalnya ada sparepart yang rusak, Teteh cukup membeli pengganti sparepart yang rusak, sedang biaya service gratis.”

β€œWow, after sales yang bagus, Kang.” Saya melempar senyum ke si Akang.

“Soal harga sepeda gimana, Kang? Adakah yang di bawah 2 juta untuk sepeda gunung Kang, karena budget kami segitu?”

“Sepeda gunung kami harganya beragam Teh. Tergantung spesifikasinya. Tapi kami menjualΒ mountain bike harga ekonomis. Tentu dengan spek lebih sederhana. Contohnya merek Monarch 2, harganya berkisah antara 1.550.000 sampai 1.720.000. Saya tunjukkan sepedanya ya, Teh.”

Saya dan Aa berpindah mengikuti si Akang. Kami diajak masuk lebih dalam dan menuruni tangga. Ternyata menuju ‘gudang’ sepeda baru!

“Nah Teh, sepeda seri Monarch 2 ini adalah sepeda dengan posisi duduk tegak yang enak kala dinaiki. Fork juga bersuspensi dan menghasilkan rasa nyaman. Ban sudah berukuran lebar, jadi dapat menggelinding lebih jauh. kan. Sepeda ini masuk kategori Leisure Mountain Bike, Teh. Nyaman dipakai untuk di jalan raya dan medan off road ringan.”

“Cocok untuk saya yang senang backpackΒ mengunakan sepeda ya, Kang.” Si Akang mengangguk-angguk penuh semangat. Hihihi.

β€œOh iya Kang, saya penasaran, Polygon ini sudah diekspor ke luar negeri kah?” Saya kira jawabannya adalah, “Sudah Teh, ke negara tetangga.” Tapi jawaban si Akang mengejutkan saya,

β€œSudah diekspor ke 62 negara, Teh!”

β€œSerius Kang? Wah, bangganya saya. Polygon produk dalam negeri kan, Kang?”

β€œIya Teh, asli buatan Indonesia.” Saya mengangguk-angguk tanda kagum.

β€œPertanyaan terakhir ya, Kang. Kalau saya ingin jual sepeda kembali, mudah dijualnya tidak, Kang?”

β€œWah, gampang Teh, soalnya sepeda Polygon banyak yang cari.”

 

Mendengar informasi si Akang, saya dan Aa saling pandang. Rasanya hati kami sepakat, merek sepeda gunung yang akan kami beli adalah polygon!

Doakan kami bisa segera dimampukanNya membeli sepeda impian ya! πŸ™‚

***
*) Sumber foto yang digunakan: semua Alhamdulillah koleksi kami pribadi.Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba menulis, Polygon Blog Competitions #1.
Sekadar informasi, Polygon juga memiliki akun twitter di: @polygonbike dan akun facebook di:Β PolygonersIndonesia.
Advertisements

52 thoughts on “Liburan Seru Dengan Sepeda Impian Ala Honeymoon Backpacker

  1. Eropa memang dikenal ramah bagi pengendara sepeda ya mbak Ima. Mauuuuuu sepedaan di Eropa hihihi. Semoga berhasil dengan lombanya mbak. Ini tulisannya lengkaaap banget. Love it

    • Eh ada Yayan πŸ˜€

      Iya, Eropa surga pesepeda, Dik πŸ™‚
      Kami aja memilih naik sepeda terus kala backpacking.

      Nikmat banget soalnya untuk dibawa kemana-mana, daripada gempor jalan kaki kan πŸ˜€

      Aih, masa sih Dik lengkap?
      Soalnya yang lain juga bagus-bagus loh πŸ™‚

      Digoogle deh, keren-keren tulisannya. Persaingan ketat ini πŸ™‚

      Doain ya Dik. Mudahan rizki kami dapat hadiah sepeda Polygon, mau dibawa jelajah Indonesia, hihihi πŸ˜€

    • InsyaAllah bisa juga kok, Mak Ika πŸ™‚
      Ayo nabung impian dan uangnya Mak.

      Entar backpack sama-sama dengan kami sambil sepedaan pakai sepeda polygon πŸ™‚

      Makasih untuk doanya, amin amin semoga saya menang ya Mak πŸ˜€

    • Bujuran kah rami?
      Hihihi, terima kasih sudah singgah di sini lah πŸ˜€

      Lakasi nukar sepeda, basepedaan di Balikpapan rasanya kada sehectic di sini kalo? πŸ˜€ Kena amun ke Balikpapan aku minjam sepeda ikam lah, hihihi πŸ˜€

    • Emang seru banget Mbak Astri πŸ™‚

      Hayuk hayuk sepedaan di Indonesia juga. Pinter2 cari lokasi intinya kalau di Indonesia, hihihi πŸ˜€

      Iya, Polygon bagus banget ya, aku sampe ngiler-ngiler mau buruan beli, hihihi πŸ˜€

    • Betul Fita πŸ™‚

      Eropa mah surga pesepeda πŸ˜€

      Betul sekali, kami juga milih2 lokasi. Kudu pinter2 nyari lokasi jalanan yang gak terlalu ramai.

      Car Free Day tentu saja nyaman untuk bersepeda πŸ™‚

      Eh eh, Fita merk sepedanya apakah?

      Sepeda Polygon juga kah?

    • Hayuk dicobain Dew, niscaya ketagihan! πŸ˜€
      Pinter2 cari lokasi yang nyaman untuk bersepeda.

      Biasanya beberapa perumahan ada yang tenang sekali.

      Kami aja gitu, kerjaannya keluar masuk perumahan untuk bersepeda, hihihi…

      Amin amin, mudahan menang dan dapat hadiah sepeda Polygon, hihihi, maunya πŸ˜€

    • Hihihihi, spesialisasi backpack sementara memang Eropa dan Timur Tengah Mbak Prima.

      Jadi mau tak mau ya menceritakan pengalaman di Eropa lagi, Eropa lagi πŸ˜€

      Amin amin untuk doanya πŸ™‚
      Saya kepingin dapat hadiah sepeda Polygon nih πŸ˜€

    • Iya, memang bikin iri banget kalau melihat fasilitas bersepeda di Eropa Mbak πŸ™‚

      Makasih sudah mampir baca ya Mbak Lina.

      Barusan saya googling, tulisan dengan SEO Mbak Lina termasuk yang teratas euy!

      Saya salah bikin judul, hihihi.
      Malah gak muncul di halaman pertama, hiks πŸ˜€

  2. Aheeee mbak imaaa udah mulah menjelajah.
    Aku paling suka pemilihan kata-kata Mbak Ima, diksinya banyak beneeer jadi ga bikin bosen pembaca.
    Sukses ya mbaaaak. biar punya sepeda baruuu buat ke pasar setiap hari. Hihihiii

    • Hahaha, Nisa bisa aja πŸ™‚

      Hihihi, hadiahnya belum sepeda #Polygon Nisa πŸ™‚
      Doain Polygon mau jadi sponsor kami untuk biking jelajah Indonesia ya, Dik πŸ™‚

      Soal diksi, faktor seneng baca kali ya πŸ™‚

    • Makasih atensinya Mak Rizka πŸ™‚

      Hihihi, tapi hadiahnya belum Polygon nih πŸ™‚ Doain bisa dapet lain waktu πŸ™‚

      InsyaAllah bisa jalan2 ke Eropa, ikutan kami yuk. Saya buat paket ala backpacker kok πŸ˜€

  3. Pingback: 21 Srikandi: Lolos Seleksi Administrasi | honeymoonbackpacker

  4. Pingback: 21 Srikandi: Mencoba Hal Baru | honeymoonbackpacker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s