Jalan Rejeki

image

Assalaamu’alaikum pembaca setia,

Sudah dua minggu tak menulis di sini, karena kami berdua disibukkan persiapan menerima enam backpacker dari utara Belanda, tepatnya rombongan mahasiswa master dari kota Groningen.

Kesibukan suami juga bertambah. Beliau mulai kuliah sejak minggu lalu.

Ketua jurusan meminta Aa mulai kuliah meskipun berkas pendaftaran kuliah Aa masih tertahan di AMCI.

Semoga dengan semangat kuliah serius yang ditunjukkan Aa meluluhkan hati pihak AMCI.

Sampai hari ini Aa sudah tujuh kali bolak-balik ke AMCI dan dihapal oleh satpam dan beberapa karyawan terkait.
Tanggal 6 Nopember lalu Aa menuju Fez, sementara saya sibuk membersihkan kamar kami satu-satunya untuk mereka tempati selama dua malam.

image

Dapur juga saya sabuni dan sikat bersih-bersih. Rencananya dijadikan kamar sementara kami setelah beres mencuci piring makan malam.

image

Alhamdulillaah, setelah 4 hari 3 malam kami temani menjelajah jantung keindahan di negeri Maghribi, 9 Nopember jelang senja rombongan backpacker Groningen ini terbang kembali menuju rumah mereka di Belanda dengan menggunakan pesawat Ryanair yang lepas landas di Fez Sais Airport.

Sebelum teman-teman Groningen meninggalkan Maroko, saya sempat meminta kesan-kesan mereka berjalan didampingi pasangan #honeymoonbackpacker selama 4 hari. Seru-seru celoteh dan komennya. Khas anak muda πŸ™‚

Ingin segera diupload di sini, tapi sayang kuota internet saya di hape sungguh terbatas, hehe.

Kami harus mencari cafe yang ada wifi-nya. Mungkin harus ke area kelas menengah atas di Agdal πŸ™‚

Sayangnya si Aa mulai Rabu minggu lalu selalu masuk kuliah sejak pagi sampai Maghrib! Belum bisa segera ngafe!

Yup, kuliah di sini jadualnya ajib. Bisa sambung-menyambung sejak pagi hingga matahari terbenam bahkan sampai Isya.

Mau shalat pun harus izin dengan dosen yang sedang mengajar. Entah karena perbedaan mazhab, di sini dosen mengajar ‘santai’ saja memberikan kuliah dan tidak berhenti kala masuk waktu shalat. Nanti saya tanyakan Aa alasan dosen tersebut ya.

Besok Jum’at Aa juga kuliah sampai Maghrib. Pokoknya full mulai Rabu-Jum’at dan kosong mulai Sabtu-Selasa. Seakan-akan diatur Allah supaya kami bisa leluasa mendampingi tamu mulai Sabtu-Ahad-Senin hingga Selasa.

Sementara proses di AMCI masih jalan di tempat 😦

Otomatis beasiswa suami juga belum cair sama sekali.

Alhamdulillaah, Allah memberikan jalan lain untuk membiayai perjalanan memburu cahaya ilmu agama di negeri Senja dengan cara yang ‘kami banget’, yaitu menjual jasa sebagai ‘arsitek perjalanan’ bagi yang membutuhkan. Agar efektif karena tak nyasar-nyasar. Agar nyaman karena guide bisa berbahasa Arab fusha dan darijah, agar mendapatkan spot terbaik untuk dijelajahi, agar jatuh hati karena masuk ke jantung peradaban penduduk lokal.

Betapa cantiknya Allah mengatur jalan rizki kami πŸ™‚

InsyaAllah, kami akan terus bersabar menunggu takdir terbaik untuk Aa.

Meski tadi malam Aa sempat berujar,Β  “Kuliah di Muhammad Khamis University adalah impian Aa. Tapi proses jalan di tempat dari AMCI membuat hati ink tak tenang.

Kita terus ikhtiar mengupayakan agar Aa bisa kuliah resmi di Muhammad Khamis University, tapi kita juga harus siap menerima takdir apapun dari Allah, Yang.”

Saya tercenung.
Saya yang telah jatuh hati pada kota Rabat mendadak merasa gamang.

Enggan jika harus meninggalkan ibu kota yang nyaman ini. Baru sejenak pengembaraan kami di kota cantik ini.

Mudahan Allah berikan takdir terbaik untuk kami.

Sebagaimana Ia bukakan jalan rizki melalui passion kami.

Ya Rabb!

Advertisements

9 thoughts on “Jalan Rejeki

  1. Mbaknya lagi di luar negri? Wah … kapan saya bisa ke sana, ya?

    Semangat mbak … Semoga apa yang didapatkan itu sebanding dengan apa yang diusahakan. Allah pasti membalas dengan lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s